I MET MY IDOL !!

Ehm, baiklah, blog ini sangat sepi dan saya tetap menulis. Tapi kali ini, SAYA SANGAT SENANG SEKALI (wow kebetulan S4)

Jadi begini ceritanya, sekitar satu bulan yang lalu, saya melihat suatu tulisan di facebook mengenai magic gathering di bandung, karena saat itu saya sedang ngefans2nya sama the master, akhirnya tanpa pikir panjang, saya langsung menyerbu inbox panitia magic castle untuk bertanya-tanya. (Hoho, makasih Kak Akuy). Dan setelah menyelesaikan segala yang dibutuhkan untuk gathering tersebut, pada tanggal 24 Juni kemarin, saya pun berangkat ke Bandung ! Yeaah, lama tak jumpa.

Saya menggunakan mobil rush hitam metalik dengan plat F 1*** FF dengan bensin 1400 cc dan... (halah, gk penting), ehm, maksudnya saya pergi ke Bandung dengan adik saya, mbak, dan om. Sebenarnya acaranya mah jam 5 sore, jam 4nya daftar ulang, tapi karena saking bersemangat pengen ketemu idola yang di tipi2 itu lhooo (maklum orang udik) saya pun berangkat pukul 9 PAGI dari rumah. Hahahaha, syndrome pra ketemu idola. Yah, takutnya macet juga sih, tapi ternyata tidak!! Jadi aja sampe di Bandung jam 12. Nah, waktu 4 jam itu saya gunakan untuk keliling2 BTC sampai bosan, mantap.

Akhirnya pukul 4 tepat pun tiba (setelah menghitung detik2 terakhir jam pendaftaran), saya pun lari sekuat tenaga menuju magic shop di lantai satu dan bertemu dengan kakak pendaftar yang baik. Tak lama kemudian, tanpa saya sadari, saya telah memakai name tag bertuliskan FARAH dengan nomor 010 (oh man!! SEPULUH!!) That's my favorite! Haha, berharap gatheringnya akan sebaik angka sepuluh yang saya dapat. (Ini bukan, rekayasa, angka 10 benar2 bersama saya tanpa saya sadari)

Setelah mendaftar, saya pun berangkat ke lantai 6 tempat gathering tersebut diadakan, hm, jauh dari bayangan saya, ternyata tidak begitu berdesakan, wah, syukurlah. Dengan sangat semangat saya duduk di barisan kedua dari depan (karena yang depan penuh, hiks). Dengan duduk tegak sambil mencuri pandangan ke back stage (berharap sang idola muncul tiba2 tapi tidak mungkin). Yap, acara berjalan mulus, pertama para kakak2 the master season 2 dan 3 bermunculan dan tepuk tangan riuh mengiringi, saya rasa saya tersenyum tak henti ketika duo robin (kak robert dan kak indera) keluar stage. Hahahaha, senangnya minta ampun, biasanya liat di tipi maakk. Lebih senang lagi ketika Kak JOE, Kak ABU, dan KAK ANGEL hadir tiba2 (alah). Aaaaa, rasa ingin teriak, hehehe, perlahan saya melihat bangku di samping saya, adik saya Firas sangat shock sampai mau pingsan (ya nggak lah). Hahahaha, dia terlihat senang sekali sampai mulutnya menganga. Ckckck.

Trio bersaudara dari The Master season 1 itu memang KEREN SEKALI !! Saya pun tak berkutik saking kagumnya. Halah lebay. Sang idola pun memainkan trik2, dan saya diberitahu apa itu gimmick (kayaknya sih gini tulisannya). Yah, semua begitu indah sampai tiba malam. (Widih). Tanpa disadari sudah menunjukkan pukul 10 kurang ketika acaranya telah selesai. Mata saya terasa seperti lampu 5 watt yang kabel wolframnya telah aus. Namun, karena saya lampu yang tegar, maka saya mencoba membuka mata lebar2. Dan saya pun maju ke atas stage dengan kaki gemetar, foto bersama seluruh peserta dan para master. (ngik, mata setengah terpejam)

Saat yang saya tunggu-tunggu pun tiba, yaitu minta tanda tangan plus foto2!! Syukur kalau plus ngobrol2 juga. Pertama, saya mendatangi Kak Angel yang duduk pada stage, krik krik krik, begitu banyak yang meminta tanda tangan namun saya bersabar, YEAH DAPAT!! Lalu beralih ke KAK JOE SANDY MY IDOL yang ada di sebelahnya, ooooooohhhhhhh, sejujurnya baru kali ini saya bertemu idola saya, karena sebelumnya apabila saya mengidolakan seseorang, selalu saja tidak pernah bertemu. Hiks. Yeah, dan sekarang saya telah berjaraks satu meter dari idola saya, dan 60 cm, dan 50 cm, makin mendekaat, dan yak, saya mengacungkan pulpen dan kertas kepada idola saya yang memakai kemeja hitam, dasi hitam, trousers hitam, dan sabuk supermannya. Tak lupa kacamatanya yang selalu menemaninya berhitung. (Aaaa, ngefans sekali sama hitungannya!!). Tibalah saat untuk Sang Idola menggoreskan garis2 berharga di atas kertas saya yang hina (alah). Beliau mengatakan "Nah, ini dia !" saya tidak tahu artinya namun saya sangat senang mendengarnya. Lalu beliau menanyakan nama saya dan adik saya dan menulis DEAR FARAH & FIRAS lalu tanda tangan keren pun ada di atas kertas saya!! yeaah, ternyata idola saya itu sangat ramah :):):) saya merasa dunia melayang (alah).

Tidak hanya itu, adik saya ternyata merengek minta pulang karena rupanya ia juga mengantuk. Tapi percuma rasanya bila saya tidak mengabadikan pertemuan saya dengan Sang Master of Numbers. Saya pun membujuk adik saya untuk memfoto saya dengan Kak Joe, tetapi ia kembali merengek seperti anak kuda laut, yap, saya bingung. Akhirnya saya menemukan anak seumuran saya yang mau membantu saya dan adik saya yang udik ini untuk berfoto dengan idolanya. Kak Joe pun melancarkan gaya masternya yang keren. Kemudian saya dan Firas hanya nyengir. JEPRET. Yak, thanks God!! Senang sekali ternyata idola saya orang yang ramah dan baik, sempat mengobrol sebentar namun saya sudah ngantuk dan Sang Master juga harus menghadapi fans2nya yang banyak. Beliau menyuruh saya untuk tidak pulang dulu, namun saking ngantuknya kaki saya pun setuju untuk beranjak keluar. Setidaknya satu foto sudah cukup sebagai buah tangan dari kota Bandung.


Master Joe, Saya, dan Firas (lihat mata Firas sudah sembab)..

Di mobil, saya pun baru sadar kembali dan mengsms panitia untuk menyampaikan terima kasih dan ucapan selamat tinggal. Saya pun melaju ke Cibubur dengan hati gembira, sangat gembira. Thanks buat Magic Castle. Thanks buat kakak2 panitia yang baik2. Thanks buat Kak Joe atas foto dan tanda tangannya. Thanks buat Kak Angel atas tanda tangannya, sayang ngaak sempat foto. Thanks buat Kak Abu atas permainan kartu yang expert sekali. Thanks buat yang motretin. Thanks buat semuanya. Semoga kita bisa berjumpa lagi. THANKS. Saya lebih mencintai magic dan angka2. Oh, hari ini saya benar2 hidup (lho).

Numberely yours,
Fardhila Rochman

Mengapa 10?




Seperti kata Master Joe Sandy (ahai), sejak lahir kita hidup dengan angka, misalnya berat, tinggi, umur, dll. Dan tahukah anda betapa besar keterkaitan anda dengan tanggal lahir anda. Ehm, begini, kebetulan saya lahir di tanggal dan bulan yang sama dengan angka 10 (tau kan maksudnya? tanggal 10 bulan Oktober gitu, sayangnya tahunnya berbeda, yaitu 1994, kalau 1910 kan aneh juga ya masi ngeksis di blog, huahaaha, kalau 2010? wow, pasti kalian semua lari terbirit-birit karena berarti yang menulis post ini masih dalam alam arwah, wkwkwk, so, 1994 tahun yang spesial untuk saya). Nah, entah kenapa karena itu saya menganggap angka 10 itu memiliki ikatan batin dengan saya (emang angka punya batin?). Angka 10 juga merupakan angka populer di dunia. Mari kita lihat :



  • 10 adalah tanggal dimana saya lahir (luar biasa)
  • 10 juga merupakan bulan dimana saya lahir (menakjubkan bukan)
  • 10 adalah kelas saya saat ini (mm, tapi 2 bulan lalu baru naik kelas sebelas, gpp deh maksa dikit)
  • 10 adalah nomor absen saya di kelas
  • 10 adalah angka yang paling sering ditanyakan orang, contoh seseorang bertanya kepada seorang anak: di sekolah kamu masuk rangking 10 besar nggak? (ya kan?)
  • 10 adalah jumlah jari tangan atau jari kaki kita
  • 10 adalah angka yang paling diharapkan siswa2 di seluruh dunia (maksudnya nilai ulangan gitu, dengan kata lain, 10 mendekati sempurna)
  • 10 adalah angka pembulatan dari nilai gravitasi bumi 9,8 dan 10 lebih seing digunakan ketimbang 9,8. lihat! betapa hebatnya angka sepuluh mengalahkan tetapan gravitasi :D
  • 10 adalah batasan angka pertama yang kita pelajari sewaktu masih kecil (pertama kali kalian belajar menghitung, sampai 10 dulu kan?)
  • 10 adalah angka yang sangat penting dalam pengukuran (misalnya : mikro 10 pangkat -6, nano 10 pangkat -9, mega 10 pangkat 6, giga 10 pangkat 9, semua diawali dengan angka 10)
  • 10 adalah jumlah malaikat yang wajib kita imani (keren kan?)
  • 10 adalah nomor punggung yang paling diidam-idamkan semua pemain sepakbola dunia karena pemain dengan nomor punggung 10 terkenal dengan kelihaiannya bertanding
  • 10 adalah waktu dimana Indonesia resmi merdeka (proklamasi pukul 10.00)
  • 10 melambangkan yin&yang artinya semua yang ada di muka bumi berpasang-pasangan (lihat saja bentuk angka 1 dan 0 yang bertolak belakang namun bisa menjadi satu)
  • 10 adalah jumlah negara ASEAN (hebat bukan? yak benar hebat sekali)
  • 10 adalah angka yang diidolakan banyak anak-anak (tidak percaya? anak-anak sangat mengidolakan Ben 10 bukan? yayayaya)

Hm, lihatlah betapa banyak keajaiban dibalik angka sepuluh (apalagi yang nomor 1&2, bwakakakakaakk). Sebenarnya masih banyak lagi hal yang belum terungkap, bila anda memiliki ide atau saran mengenai angka 10, bisa dikirim via comment ya, dan bagi yang belum memiliki ikatan batin dengan angka sepuluh, saya sarankan anda untuk segera mengikatkannya, karena kalau tidak, batin anda akan lepas dan kabur hahahahahahahahaha (garing deh).

Mohon kritik dan saran ya buat blog ini.
Tennily Yours,
Fardhila Rochman :D

BuBar (Buka Bareng)... Cihuuyyy...

Tgl. 19 September pukul 5 kurang 10 menit sore...
Saya tiba di sekolah lewat pintu samping (yang sedikit menyebalkan)...
Mau BuBar nih ceritanya...
Sampe di kelas, eeeeh, yg baru dateng cuma Deris sama Tata...
aih, sepinya....
Kabarnya Oliv sakit, Bibah sakit, Diana n Amel gk dateng, Retno mudik...
yah, bagus deh, X-Aksel terpuruk...
Udah orangnya dikit, pada gk dateng lg...
wuih2...
Habis itu si Lilis dateng bawa es kelapanya... banyak bangeeett...
siapa mau habisin coba??? Yg dateng cuma 12 orang...
Nisa bawa martabak, Dea bawa siomay, Bina bawa salad, plus nasi padang Lembah Anai...
Kebayang deh betapa kenyangnya kami semua...
Saya sendiri makan Martabak dan Siomay masing2 2 buah...
Es kelapa paling lebih dari 3 gelas...
Lalu salad nambah 2 kali...
Itupun saya niat makan nasi padangnya di rumah saja...
Itu bener2 buka puasa yang paling kenyang... (halah, lebay)
Waktu sholat Tarawih, Lilis mengeluh sakit perut dan kembung...
Wah, mantep banget...
Untung sholat Tarawih di lapangan, jadi dingin...
Huff leganya...
Sampai di rumah saking capeknya saya langsung tidur di sofa (habis ganti baju tentunya...)
baru bangun lagi pas sahur...
haaah, bener2 capek...
Tapi berkesan lah...
^_^^_^^_^^_^^_^^_^^_^

Foodily yours,
Fardhila Rochman